Honda Pertahankan Pedrosa
Masa depan Dani Pedrosa di Repsol Honda tengah dipertanyakan, menyusul kurang maksimalnya performa RC212V. Namun, berita ini disangkal bos Repsol Honda yang mengatakan ingin mempertahankan Pedrosa musim depan.Ya, Pedrosa memang secara terbuka sering mengkritik performa motor RC212V yang tidak berkembang. Rumor beredar kalau Repsol Honda berniat menggantikan Pedrosa dengan Jorge Lorenzo dari tim Fiat Yamaha.
Namun, berita itu langsung disangkal bos Repsol Honda Shuhei Nakamoto. Pasalnya, Nakamoto merupakan penggemar berat Pedrosa dan dia ingin mempertahankan pembalap asal Spanyol itu serta rekan setimnya Andrea Dovizioso.
Untuk itu, Nakamoto berjanji akan melakukan negiosasi mengenai kontrak baru Pedrosa pada awal bulan ini atau setelah balapan yang akan berlangsung pada GP Belanda di Sirkuit Assen Juni mendatang.
“Kami memang belum membicarakan kontrak baru dengan Dani. Tapi, kami senang dengan susunan pembalap kami saat ini dan akan membahas kontraknya setelah balapan di Assen nanti,” tegas Nakamoto dikutip MCN, Selasa (8/6/2009).
Pedrosa sudah memperkuat Honda cukup lama. Pembalap 23 tahun itu sudah mempersembahkan tiga gelar juara dunia di kelas berbeda 125 dan 250cc. Satu-satunya gelar yang belum diraih adalah kelas MotoGP.
Honda Kerja Keras
BARCELONA - Bukan rahasia lagi San Carlo Honda Gresini mulai putus asa. Hingga lima seri MotoGP 2009 bergulir, dua pembalapnya Toni Elias dan Alex de Angelis belu mampu menembus posisi 20 besar.Tak pelak, kesalahan ditimpakan pada buruknya setelan RC212V, sebab Honda dikabarkan tidak memiliki spare part baru sebagai pengganti komponen yang gagal uji. Ada apa? Tim manajer Fausto Gresini enggan menanggapi perkara ini.
“Tak ada gunanya mengaitkan situasi yang kami hadapi dengan persoalan politis. Yang bisa kami lakukan adalah terus bekerja keras,” terang Gresini seperti dilansir crash, Sabtu (13/6/2009).
Elias mengakui, masalah sasis yang menghadangnya terlalu besar dan sulit diselesaikan. Sebaliknya, rekan setimnya de Angelis menitikberatkan persoalan pada gaya tarik ban. Itu saja.
“Saya selalu komplain akannya. Tapi di sirkuit Catalunya, dia membawa masalah besar buat saya,” terangnya, “kami tidak punya barang baru untuk diuji. Jadi, kami hanya bisa bereksperimen dan coba-coba menemukan solusi.”
Jelang MotoGP Catalunya: Dani Pedrosa Tidak Menyerah
Catalunya – Dani Pedrosa harus berjuang melawan rasa sakit kala menjalani sesi pertama latihan bebas MotoGP Catalunya. Dia pun kecewa karena merasa belum bisa memuaskan fans negerinya sendiri.
Semangat ekstra diusung Pedrosa menghadapi seri ini, balapan kedua musim ini yang digelar di negaranya, Spanyol. Kondisi yang tak seratus persen pun coba tidak
digubrisnya.
Sebelum free practice pertama digelar, Pedrosa juga harus mendapat suntikan penghilang rasa sakit. Namun, dampak cedera memang masih terasa sehingga dia harus puas mengakhiri sesi ini di posisi 14.
“Ini adalah balapan di negeriku, dan dukungan dan atmosfernya sudah luar biasa, tapi tentu ini bukan hari terbaik buatku berkendara,” aku Pedrosa di Crash.
“Aku mendapat suntikan penghilang rasa sakit sebelum melaju sore ini tapi aku masih amat tak nyaman di atas motor dan ini berarti aku tak bisa sekencang biasanya. Mesin MotoGP bertipe fisik untuk ditunggangi, tidak seperti motor di jalanan biasa, jadi sulit saat Anda tak dalam kondisi puncak,” papar dia.
Musim lalu Pedrosa sukses jadi jawara di Catalunya. Capaian sementaranya di sesi itu pun bikin dia cukup sebal. “Rasanya frustrasi karena ini adalah salah satu sirkuit favoritku dalam semusim dan juga di mana aku kerap mendapat hasil bagus.”
Apapun, Pedrosa masih belum akan angkat tangan dan siap terus berjuang. Masih ada waktu untuk berbenah di sesi latihan berikutnya, kualifikasi dan juga balapan.
“Musim masih panjang dan meski hari ini tak berjalan baik, kami akan kembali besok dan melihat apa yang bisa dilakukan,” tandas dia.
( sumber:detiksport)
Poin Sementara MotoGP 2009
| Pos. | Rider | Nation | Team | Points |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Jorge LORENZO | SPA | Fiat Yamaha Team | 41 |
| 3 | Casey STONER | AUS | Ducati Marlboro Team | 38 |
| 5 | Dani PEDROSA | SPA | Repsol Honda Team | 21 |
| 7 | Mika KALLIO | FIN | Pramac Racing | 16 |
| 9 | Alex DE ANGELIS | RSM | San Carlo Honda Gresini | 13 |
| 11 | Randy DE PUNIET | FRA | LCR Honda MotoGP | 11 |
| 13 | Toni ELIAS | SPA | San Carlo Honda Gresini | 8 |
| 15 | Nicky HAYDEN | USA | Ducati Marlboro Team | 4 |
| 17 | Niccolo CANEPA | ITA | Pramac Racing | 2 |
Tiga Rider Pesaing Utama Rossi
Motegi – Hasil yang lahir pada seri kedua MotoGP Jepang sudah membukakan lebar-lebar mata Valentino Rossi. Kini ada tiga rider lain yang dia nilai bakal berusaha sekuat tenaga merebut gelarnya.
Start dari posisi terdepan dan sempat memimpin balapan, Rossi harus puas finis di posisi dua. Peringkat tersebut dia tempati setelah kalah berduel dengan Jorge Lorenzo yang rekan satu timnya di Yamaha.
“Itu balapan yang bagus. Tempat kedua bukanlah kemenangan, tapi 20 poin tetap penting buat kejuaraan,” lugas Rossi di Autosport, Minggu (26/4/2009).
Pedrosa Gembira Dengan Hasil di Motegi
Motegi – Performa Dani Pedrosa di Motegi mungkin merupakan yang paling mencuri perhatian. Start di posisi 11, balapan dia akhiri di tempat ketiga. Tak usah tanya perasaannya, sudah pasti Pedrosa luar biasa bahagia.
Lama bergulat dengan cedera, Pedrosa memulai musim ini dengan kurang meyakinkan. Pada seri pertama di Qatar, hanya posisi 11 yang dia bisa capai. Hasil yang tidak mengejutkan mengingat kondisinya.
Beranjak ke seri kedua di Jepang, niscaya banyak yang mengira dia kembali akan kesulitan. Ternyata tidak demikian. Read more
Lorenzo Rebut Podium di Motegi Jepang
MOTEGI – Menang bukan harapan utama Jorge Lorenzo saat menjejakkan kaki Motegi, pekan ini. Terang, podium GP Jepang hari ini jadi kejutan besar buatnya.
Pembalap FIAT Yamaha ini cuma ingin membalaskan kekesalannya, tertinggal 16 detik dari raja MotoGP 2008 Casey Stoner di Qatar. Ternyata, bukan hanya si kuat Stoner yang dilibasnya, siang ini. Rekan setim Valentino Rossi pun digusurnya pelan.
“Saya tidak menyangka akan menang,” aku Lorenzo kepada BBC seperti dilansir autosport, Minggu (26/4/2009). Read more
Pedrosa Masih Ragu di Qatar
Nasib Dani Pedrosa mengikuti balapan pembuka MotoGP 2009 masih gantung. Repsol Honda belum berani memastikan apakah pembalap asal Spanyol itu akan mengikuti balapan yang berlangsung di Qatar mendatang. Benarkah?
Pedrosa terkena cedera lutut kiri dan pergelangan tangan setelah mengalami kecelakaan pada ujicoba di Qatar pada 2 Maret silam. Sebenarnya, Pedrosa baru saja menjalani operasi cedera lutut kanan pada Desember lalu. Read more
Daftar Rider MotoGP 2009
No Rider Team Bike
3 Dani Pedrosa Repsol Honda Honda
4 Andrea Dovizioso Repsol Honda Honda
5 Colin Edwards Tech 3 Yamaha
7 Chris Vermeulen Rizla Suzuki Suzuki
14 Randy De Puniet LCR Honda Honda
15 Alex De Angelis San Carlo Gresini Honda
21 John Hopkins Kawasaki Racing Kawasaki
24 Toni Elias San Carlo Gresini Honda
27 Casey Stoner Ducati Marlboro Ducati
33 Marco Melandri Kawasaki Racing Kawasaki
36 Mika Kallio Pramac Racing Ducati
46 Valentino Rossi Fiat Yamaha Yamaha
52 James Toseland Tech 3 Yamaha
59 Sete Gibernau Grupo Francisco Hernando Ducati
65 Loris Capirossi Rizla Suzuki Suzuki
69 Nicky Hayden Ducati Marlboro Ducati
72 Yuki Takahashi Scot Racing Honda
88 Niccolo Canepa Pramac Racing Ducati
99 Jorge Lorenzo Fiat Yamaha Yamaha
Stoner: Honda Bukan Level Ducati
BOLOGNA – Jelang balap perdana di Qatar, Casey Stoner mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Rider Ducati Marlboro ini mempertanyakan kemampuan bersaing Honda.Dalam sesi ujicoba pra-musim yang sudah dilakukan di Qatar, Sepang dan Jerez, Stoner tiga kali memimpin. Hanya Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo yang sanggup mengimbanginya.Ditambah lagi, rider utama Honda Dani Pedrosa masih bergulat dengan cedera. Wajar, apabila Stoner lebih memilih Fiat Yamaha sebagai calon saingan terberat Ducati musim ini ketimbang Honda Repsol.”Kecelakaan hebat yang menimpanya di ujicoba malam di Qatar bulan lalu memaksanya meninggalkan tes di Jerez, menyerahkan HRC kepada Andrea Dovizioso untuk mengerjakan tugas pengembangan RC212V,” kata Stoner dilansir MCN, Kamis (2/4/2009).
Dovi sendiri hanya mampu menyelesaikan tes di urutan ketujuh di Jerez dan hanya dua motor Honda yang mampu menembus catatan waktu sepuluh besar. Kenyataan yang ada membuat Stoner mempertanyakan level kompetitif Honda. Read more




